Senin, 20 November 2017

PIKIRAN RASIONAL DAN KRITIS




Berfikir rasional dan kritis aadalah perwujudan perilaku beljar terutama yang bertalian dengan pemecahan masalah. Pada umumnya siswa yang berfikir rasional akan menggunakan prinsip-prinsip dan dasar-dasar pengertian dalam menjawab pertanyaan” bagaimana” (how)  dan “mengpa”(why). Dalam berfikir rasional siswa dituntut menggunakan logika ( akal sehat)untuk menentukan sebab akibat, menganalisis, menarik kesimpulan-kesimpulan, dan bahkan juga menciptakan hukumm-hukum (kaidah teoretis) dan ramalan-ramalan.dalam hal berfikir kritis , siswa dituntut menggunakan strategi kognitif tertentu yang tepat untuk menguji keandalan gagasan pemecahan masalah dan mengatasi kesalahan atau kekurangan (Rober, 1988).
Belajar Rasional.
Belajar rasional adalah belajar dengan menggunakan kemampuan berfikir secara logis dan rasional (sesuai dengan akal sehat). Tujuanya ialah untuk memperoleh aneka ragam kecakapan menggunakan prinsip-prinsip dan konsep-konsep. Jenis belajar ini sangat erat kaitanya dengan belajar pemecahan masalah. Dengan belajar Rasional, siswa diharapkan memiliki kemampuan rational problem solving, yaitu kemampuan memecahkan masalah dengan menggunakan pertimbangan dan strategi akal sehat, logis, da sistematis (Robert ,1988)
Bidang-bidang studi yang dapat digunakan sebagai sarana belajar rasional sama dengan bidang-bidang studi untuk belajar pemecahan masalah. Perbedaanya, belajar rasional tidak member tekanan khusus pada penggunaan bidang studi eksakta. Artinya, bidang-bidang studi noneksaktapun dapat memberi efek yang sama dengan bidang studi eksakta dalam belajar rasional. 

sumber:

Syah Muhibin.2004.Psikologi Pendidikan dgan Pendekatan Baru.Bandung:Remaja Rosdakarya Offset.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar